MALIOBORO DITARGETKAN JADI PEDESTRIAN PENUH MULAI 1 NOVEMBER, KENDARAAN BBM TAK BOLEH MELINTAS

YOGYAKARTA-KAV.10 Mengutip dari berita Harianjogja.com (17/9), Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menargetkan Malioboro menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 1 November 2026. Rilis Humas Pemda DIY di jogjaprov.go.id (4/2) menyebut seluruh kendaraan berbahan bakar minyak (BBM), termasuk becak motor (bentor), tidak boleh melintas di Jalan Malioboro. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan kawasan rendah emisi di pusat Kota Yogyakarta. “Jika Malioboro sudah menjadi kawasan pedestrian penuh, kendaraan yang masih menggunakan BBM tidak bisa masuk. Yang diperbolehkan hanya transportasi ramah lingkungan,” kata Erni dalam rilis Humas Pemda DIY tersebut.
Sumono, pengemudi becak motor yang bekerja di Malioboro sejak 1990, mengaku sudah mengetahui rencana pedestrian ini dari dinas pariwisata saat wawancara pada Sabtu (24/10). Ia menilai penerapan pada 1 November belum bisa berjalan karena pemerintah belum mengganti becak motor miliknya menjadi becak listrik hingga sekarang “Tapi kayaknya belum bisa mampu, Mbak. Sepanjang Malioboro itu ada sekitar kurang lebihnya 2.000 becak [becak motor]. Belum ada 40% [becak motor yang sudah diganti ke becak listrik],” ucap Sumono.
Di sisi lain, Ponidi, pengemudi becak listrik di Malioboro, mengatakan becak listrik yang ia terima sekitar empat bulan lalu kerap bermasalah pada kelistrikannya (24/10). “Kemarin udah banyak lumayan yang kebakar,” kata Ponidi. Perbaikan sebagian masih ditanggung koperasi, sementara mitra seperti dirinya membayar iuran Rp50.000 per bulan. Soal pengisian daya, ia mengaku harus menambah daya listrik di rumahnya. “Kalau saya saya copot baterai saya bawa pulang. Terus ngisi di rumah,” ujarnya.
Penggantian becak motor ke becak listrik di Malioboro masih dilakukan bertahap, dan menurut Ponidi belum semua pengemudi mendapat becak listrik. Soal target penggantian, ia mengatakan, “Pokoknya sampai 2028 itu kan yang di kawasan Malioboro ini dapat semua.” Ia menyebut pengemudi tetap mengikuti kebijakan tersebut agar bisa terus bekerja. “Cuman ngikutin aturan aja Mas daripada enggak bisa cari rezeki,” keluhnya..
Penulis: Nayla Zulva Al-Ulya
Editor: Nabila Hanifaty Nuryasha
