ALIANSI SETARA USUNG ISU RUU PPRT DALAM AKSI SIMBOLIK IWD 2023

0

MALANG-KAV.10 Sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pejuang Kesetaraan Gender Malang Raya (Setara) menggelar Aksi Simbolik di depan Balai Kota Malang dalam rangka memperingati International Women’s Day (IWD) pada Rabu (8/3). Isu utama yang diusung dalam aksi simbolik kali ini berkenaan dengan pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) yang tak kunjung disahkan selama 19 tahun. 

Mangkraknya pengesahan RUU PPRT ini mengakibatkan tidak adanya payung hukum yang melindungi para pekerja rumah tangga (PRT) tersebut. “Isu ini diangkat karena mengingat di Malang sendiri masih banyak sekali buruh-buruh dan juga PRT yang tidak mendapatkan haknya,” ujar Fadilla Rahma Eka Putri selaku Koordinator Lapangan.

Fadilla menuturkan bahwa ketiadaan payung hukum yang mewadahi para PRT ini membuat kondisi mereka semakin termarjinalkan, bahkan tidak dipekerjakan sesuai dengan kontrak yang berlaku. “Banyak yang (kontrak, red.) awalnya sebagai PRT, tapi malah jadi pemuas nafsu bagi pengguna jasanya. Hal-hal seperti itu yang mau diperjuangkan,” tambahnya.

Tak hanya hak-hak para PRT, masih maraknya eksploitasi anak pun menjadi latar belakang Aliansi Setara mengawal RUU PPRT ini agar segera disahkan. Pihak Setara pun telah melakukan koordinasi dengan Anggrek Maya, sebagai organisasi PRT berbasis di Malang, untuk berkoordinasi demi berlangsungnya Aksi Simbolik IWD 2023. Selain itu, pihak Aliansi Setara pun bekerja sama dengan beberapa pihak internal kampus, seperti BEM fakultas dan universitas, serta pihak eksternal kampus, seperti Women’s March Malang.

Pengawalan isu pengesahan RUU PPRT yang diusung pada aksi simbolik kali ini pun diharapkan dapat memantik kesadaran publik mengenai masih maraknya eksploitasi kepada PRT dan anak-anak di bawah umur yang tak terpenuhi hak-haknya. Fadilla berharap, DPR RI dapat segera mengesahkan RUU PPRT ini. “Mungkin isu ini bisa ke-up ke media nasional, sehingga dari DPR RI bisa segera mengesahkan,” tuturnya.

Fadilla pun mengaku bahwa pihaknya akan terus mengawal isu pengesahan RUU PPRT ini melalui program kerja khusus yang dimiliki oleh Aliansi Setara, khususnya ketika terdapat momentum-momentum besar, seperti IWD. “Jadi ketika kita melakukan pengawasan, kita punya (program kerja, red.) internal sendiri. Mungkin ketika ada momentum seperti IWD ini, kita masifkan rame-rame,” tambahnya.

Penulis : Laras Ciptaning Kinasih dan Oyuk Ivani Siagian

Kontributor : Syadza Nirwasita

Editor : Adila Amanda 

Fotografer : Muhammad Fitra (Anggota Magang)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.