SOKA TIDUR, BESOK OSFAK
Ilustrator: Sofidhatul Khasana
Aku mengerutkan dahi tatkala membaca postingan terbaru akun Instagram osfak. Apa-apaan dengan booklet yang baru saja direvisi ini?! Rasa senangku menjadi mahasiswa baru jurusan Sastra Indonesia lenyap begitu saja, dan malah niatku untuk membanting HP ke lantai yang meluap-luap, tapi aku tidak bisa karena HP butut ini sudah menemaniku lebih dari 7 tahun. Grup angkatan heboh sekali dengan orang-orang yang merasa keberatan dengan informasi mendadak ini, seolah akan terjadi perang dunia ketiga saat ini juga. Grup sirkelku juga tak kalah ramai, “Ini pembunuhan berencana,” ketik mereka. Aku menghela napas, membanting diriku ke kasur tipis yang dialasi kardus di bawahnya, “Ya … mau bagaimana lagi, ya …. Yaudah, lah, ya.”
Aku mengirim pesan singkat di grup keluarga kalau aku akan keluar sebentar untuk membeli dua kotak susu di Indomaret terdekat. Aku mengenakan baju merah kesukaanku dan menyusuri gelapnya jalan dengan berani. Hancur sudah niatku untuk membeli ayam geprek untuk makan hari ini yang malah kugunakan untuk penugasan osfak. Lalu aku pun ditampar realita, Indomaret kehabisan susu! Alfamart juga!! Bahkan warung madura yang terkenal sampai New York City itu juga!!! Terlintas di pikiranku untuk mengendap-ngendap ke kandang sapi milik warga dan memerah sapi mereka. Mama, im a criminal, criminal~
Dengan kaki gemetar karena kecapekan jalan aku kembali ke kosan, sambil bengong memikirkan alasan yang harus aku karang untuk disampaikan ke kakak komdis fineshit esok pagi. EH BUSET GW KAGET karena melihat orang tuaku ada di depan kosanku. Orang tuaku memakai pakaian mahal dan ada mobil di dekat mereka. Mobil itu dibuka dan terlihat banyak kotak susu di dalamnya. “Nak, selama ini kita cuma pura-pura miskin. Kontrakan itu milik kita. Kos sebelah juga. Pabrik susu di ujung kota? Punya kita. Saham susu? Kita beli. Sapi-sapinya? Secara teknis … juga punya kita. Kamu adalah pewaris kerajaan dairy terbesar se-Asia Tenggara,” jelas Bapakku. Omaigat, ternyata selama ini aku anak CEO!
Penulis: Dewi Cantika
