Puisi
KEBEBASAN PERS
Oleh : Mahesa Fadhalika Ninganti Apa kabar keadilan? Sudahkah berdiri tegak? Aku masih menantinya di...
Wanita Malam
Oleh : Aurelya Dinda Pratiwi Malam bising di ibu kotaIsi kepala hanya kata "kerja"Keparat itu...
Gereja untuk Maria
Oleh : Aurelya Dinda Pratiwi Kalau nanti Tuhan beri aku kayaIsi dompetku tak lagi jejeran...
Lembar Cakrawala
Oleh : Gagah Putra Fajrin Mungkin kau tauBahwa dunia ini luasHendak kau jelajahiMeski hanya dengan...
Pembawa Darah Perbedaan
Oleh : Senia Nefalina (Anggota Magang) Resahnya yang tidak ia sampaikan Inginnya yang tidak ia...
Isi Kepala Jejal
Oleh: Novera Putri Karina Terseok sang putri berjalan Merapah apa pun yang bisa diyakini kokoh...
Pesan Senja untuk Utara
Oleh: Brohim Amingkawiya Santoso Namanya Utara, seorang remaja yang baru lulus dari bangku SMK. Kehidupan...
Malam-Malam
Oleh: M.A. Haris Firismanda (Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FIB UB) Malam iniSeperti biasaAngin...
Perempuan Tanpa Cokelat
Oleh: Ruci Primaharani (Anggota Magang) Ia masih semuda belia Belia, rentan, dan ceria Tulang belulangnya...
