TAK SEKADAR HITAM

dari setiap suara
& kumpulan puisi yang masih terus dibaca
dari setiap peringatan
& kumpulan payung hitam di atas kepala
ancaman. teriakan. nyanyian. obrolan. kebenaran: menyatu dalam pekat kegelapan.
waktu menenggelamkannya dalam kuasa
meski jalan berupa rahasia
mungkinkah cahaya dan terbuka?
harga mati—mati tidak berharga
suara-suara berkumpul
memanggul perkara-perkara
bagaimana menyebut dan memberi nama pada ketidakjelasan hidup & mati. mengingatnya adalah cara membasuh dan menaburkan bunga-bunga di atas tanah yang tidak pernah ada.
barangkali Wiji tersesat dalam tumpukan kata
barangkali Munir menantinya untuk melebur di udara
September—milik nama-nama yang hilang dan tersisa
Penulis: Aurelya Dinda Praitwi (Pembaca Kavling10) Fakultas Ilmu Budaya, 2020
