JURNAL OSPEK EDISI 1 TAHUN 2025

2

Langkah Pertama di Kampus Biru

Saat menjadi seorang mahasiswa baru, secara tidak sadar, kita yang sedang membaca ini telah mengalami fase transisi yang besar. Tiap-tiap dari kita nantinya pasti akan memasuki dunia yang lebih luas, penuh pilihan dan tantangan. Di sini, kampus bukan hanya berperan sebagai tempat belajar, tapi juga ruang-ruang untuk bermain peran. Untuk itu saya ucapkan Selamat Datang di Kampus Biru, Universitas Brawijaya.

Sebagai Maba, memahami iklim kampus bukanlah sebuah pilihan, melainkan memang sudah seharusnya menjadi kebutuhan. Iklim kampus mencakup budaya organisasi, hubungan antar mahasiswa, relasi antara birokrasi kampus dan mahasiswa, dan banyak lagi. Tanpa memahami konteks ini, mahasiswa dapat terjebak dalam apatisme. Mudah diarahkan tanpa sikap kritis, hingga melupakan bahwa mereka punya peran penting di ruang kampus untuk membawa perubahan.

Ralat: Terdapat kesalahan pencatuman nama dalam infografik. Informasi yang benar Ratu Permatasari tidak terafiliasi dengan Omek sebagaimana yang tercantum dalam Infografik di versi cetak. Adapun versi digital telah kami benahi.

Baca Selengkapnya

Silahkan baca buletin Jurnal Ospek Edisi I Tahun 2025 melalui tautan berikut:


ADA KUE YANG TAK BOLEH DIHABISKAN SENDIRIAN

Baca Selengkapnya


REMEHNYA PERTIKAIAN OLIGARKI KECIL KAMPUS DAN RIUH-RENDAH PENDENGUNGNYA

Baca Selengkapnya


INKONSISTENSI PENGUMUMAN WAKIL KETUA PELAKSANA RAJA BRAWIJAYA 2025

Baca Selengkapnya


SIMPANG SIUR INFORMASI SKBN BAGI MAHASISWA BARU

Baca Selengkapnya

2 thoughts on “JURNAL OSPEK EDISI 1 TAHUN 2025

  1. halo kamvling 10 , saya sebagai abisheva disini boleh kah menggunakan nama anonim untuk unjuk bicara dalam sisi maba(saya tidak mewakilkan) bukan hanya mengenai kebijakan pelaksanaan ospek namun terkait dengan penugasan. dalam pelaksanaan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait ospek penugasan yang sering kali ada tumbuh menjadi suatu ladang yang biasanya dijadikan tempat bermain para pencari cuan bukan hanya 1 atau 2 namun kegiatan jual beli barang ospek menjamur tidak hanya di UB namun di UM pula, namun spesifiknya dalam kegiatan jual beli barang ospek ini sering kita dengar suara mahasisawa baru yang merasa di rugikan akibat barang yang tidak sesuai dari janji-janji pihak penjual , bukan hanya itu mengingat kejadian penungasan ulang untuk melakukan tes skbn ulang di klinik ub hal ini sangat disayangkan bahwasannya saya juga menjadi satu orang yang menyebarkan berita untuk mahasiswa Mandiri melakukan tes skbn ulang karena informasinya simpang siur dan tidak jelas sekali bahasa yang dipakai oleh klinik ub pula, (maafkan sya teman-teman yang mandiri yang telah membayar untuk tes, dan anda pun tidak mendapatkan refund ) adapun saya harap dengan komen ini kita menjadi lebih aware dengan informasi yang disebarkan di publik (pembelajran bagi saya dan teman-teman). oiya saya juga berharap untuk diberikan informasi mendetail mengenai program green campus yang mangkrak, jika tidak kesulitan bolehkah saya melihata data penyebaran budget dalam program green campus (jika ada) untuk tugas RAJA Brawijaya dalam tajub green campus

  2. kavling.. menarik sekaliii informasinyaa makasih yaaa udah meliput tuntas perjalanan Raja Brawijaya.. tapiii kook infonya kurang akuratt.. sayang dilihat orang banyakk.. aku bukan wakapel 7 looooo.. ga ada pembagian hirarki wakapel.. semuanya sejajar.. di sk ataupun st skalipun.. yang HMI juga tuu.. kurang tauuu hehehe, semangat terus kavling!

Leave a Reply to Ayamjajan25 Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.