Metode Penilaian Tim Pengawas Raja Brawijaya Miliki Perbedaan

0

Edisi 1

MALANG-KAV.10 Panitia mahasiswa sebagai eksekutor acara PK2MU UB yang dihelat di Lapangan Rektorat, UB Sport Center, Samantha Krida, dan GOR Pertamina memiliki Tim Pengawas yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Tim ini bertugas sebagai pengontrol PK2MU agar sesuai koridor aturan yang dibuat. Formula yang dijadikan indikator penilaian oleh Tim Pengawas baik dari pihak mahasiswa maupun dosen sama, namun dalam proses pengawasannya sendiri memiliki metode penilaian yang berbeda.

Menurut Koordinator Tim Pengawas Dosen Klaster 15 Djarot Ilhami, indikator penilaian yang dibuat tim pengawas bertujuan sebagai koridor pembatas bagi panitia agar pelaksaan RAJA Brawijaya tidak menyalahi aturan. Misalnya mencegah adanya kegiatan perploncoan. “Panitia memberikan arahan dan edukasi yang benar agar tidak bermain fisik,” tuturnya.

Menurutnya pula metode pengawasan yang digunakan oleh pihak dosen yaitu dengan pemberian nilai terkait antusiasme mahasiswa baru menggunakan pengamatan visual. “Terkait antusiasme maba, mengukurnya dengan jumlah mahasiswa yang hadir, dari setiap klaster kan kelihatan ada berapa orang. Misal setiap klaster 100 orang,” jelasnya.

Berbeda dengan hal tersebut, menurut M. Anugrah Ramadhan selaku tim pengawas dari DPM UB, pengawasannya menggunakan metode yang lebih komprehensif. “Terkait antusiasme mahasiswa baru (mengikuti rangkaian RAJA Brawijaya,red) saya pribadi obyektif ke mahasiswanya, seberapa banyak yang memerhatikan penyampaian materi. Kita nanti juga akan mengambil maba buat sepuluh sampel nanti untuk mengisi berita evaluasi penilaian,” tuturnya.

Ketika ditanya tentang keberhasilan panitia RAJA Brawijaya pada pelaksanaan PK2MU UB hari pertama, Djarot mengungkapkan tidak ada kendala yang berat. “Alhamdulillah belum ada, paling ada satu atau anak yang fisiknya tidak kuat, suasana juga cukup kondusif,” ujar Djarot singkat. (Pan/lia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.