DUALISME PANPEL DAN PANWAS PEMIRA UB, PASLON SATRIA MERASA DIJEGAL

0

MALANG-KAV.10 19 November 2023, akun Instagram Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) Universitas Brawijaya (UB) dengan nama @panwas.pemiraub merilis berita acara terkait putusan kebijakan penambahan bakal calon. Di dalamnya menyatakan bahwa acara keputusan panitia pelaksana mahasiswa tertanggal 18 November 2023 tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Lebih lanjut, panitia pelaksana mahasiswa diperintahkan untuk menetapkan daftar calon tetap sesuai hasil verifikasi berkas pada tanggal 13 November 2023.

Namun, pada 20 November 2023, akun Instagram resmi Pemira UB dengan nama @pemiraub merilis berita acara terbaru terkait daftar calon tetap yang juga berisi daftar calon Presiden dan Wakil Presiden Eksekutif Mahasiswa (EM) UB. Salah satu pasangan calon yang termuat di berita acara tersebut adalah Satria Naufal Putra Ansar dan Zahra Layla Nisya, yang kemudian pada hari yang sama melakukan deklarasi di depan gedung rektorat UB.

Mengenai berita acara yang telah dirilis oleh Panwas Pemira UB, Satria memberikan tanggapan bahwa telah melakukan segala mekanisme sesuai prosedur yang ditetapkan oleh panitia pelaksana, termasuk dalam menambahkan calon wakil presiden baru. Lebih lanjut, ia menyatakan dirinya dan timnya hanya berpatokan pada berita acara yang dirilis oleh akun resmi Pemira UB. “Perihal ada IG Panwas, saya rasa per hari ini, saya tidak menggubris itu,” paparnya saat diwawancarai awak Kavling10 pada Senin (20/11).

Satria pun memaparkan bahwa ia merasa ada upaya penggagalan terkait pencalonannya. Upaya-upaya yang dimaksud mulai dari adanya mekanisme yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis hingga adanya opsi yang diberikan oleh Wakil Rektor (WR) 3 agar ia digugurkan sebagai calon presiden EM UB karena tidak memiliki calon wakil presiden. “Dari Bapak WR 3, langsung menyarankan opsi itu di dalam salah satu forum yang ada,” tutur Satria.

Satria turut menilai bahwa terjadi ketidaksepahaman antar panitia dari berbagai lini sehingga menurutnya, tidak ada kesinergisan, bahkan terjadi dualisme. “Sehingga kalau berbicara antara tingkat, itu tidak sinergis. Bahkan sekarang ini ada dualisme kan di panitia penyelenggara antara Panpel dan Panwas yang memiliki Instagram berbeda dan berita acara berbeda,” pungkas Satria.

Penulis: Dimas Candra Pradana
Editor: Jihan Nabilah Yusmi
Kontributor: Sifin Astaria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.