Aku Menanam Padi di Langit

Oleh: Anggik Karuniawan
Kepul asap motor menghias ruang antar langit dan bumi,
Jembatan yang basah dan jalanan berkelok,
Petani lalu lalang, lahan pertanian di bumi hilang.
Di langit padi tumbuh suburnya.
Sejak beberapa tahun silam, sejak meletusnya peristiwa kelam.
Lahan pertanian yang kandas, hilang dirampas.
Di langit tak ada pabrik, perumahan dan selaksa bangunan.
Keselarasan telah lahir, langit hanya lahan pertanian dan hutan belantara.
Tak ada awan yang menggumpal, tak ada lautan biru.
Semua tinggal dongeng di cerita anak cucu.
Rembulan pulang dari sungai dengan rambut tergerai basah.
Matahari lenyap di rumah seorang yang marah.
Tak ada sinar bintang bercahaya,
Hanya hamparan padi hijau berkilauan.
Bayang-bayang dari air mengalir,
Ranting, daun kering luruh ke bumi
