CALONKAN DIRI SEBAGAI DEKAN FIA, KHOLID MAWARDI DILANTIK KEMBALI MENJADI DEKAN VOKASI

MALANG-KAV.10 Berakhirnya masa jabatan dekan periode 2020-2025, membuat Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) menjadi salah satu fakultas yang melaksanakan Pemilihan Dekan. Melalui dialog terbuka pada Selasa (29/4) lalu, empat bakal calon dekan: Hamidah Hayati Utami, Andy Fefta Wijaya, Muhammad Kholid Mawardi, dan Mohammad Iqbal; memaparkan visi misinya. Dari keempat bakal calon dekan tersebut, diketahui bahwa Kholid merupakan dekan petahana Fakultas Vokasi (FV).
Kadarisman, Ketua Panitia Penyelenggara Pemilihan Dekan FIA tahun ini, mengatakan bahwa status Kholid sebagai dekan FV tidak menjadi masalah dalam pencalonannya. ”Boleh saja ia [Kholid] mencalonkan [sebagai dekan FIA] asal persyaratan untuk mencalonkan, seperti usia, jabatan, dan pendidikan terpenuhi,” terang Kadarisman pada Kamis (22/5) lalu.
Rabu (7/5), dilakukan pemungutan suara dalam Pemilihan Dekan FIA. Berdasarkan hasil pemungutan suara, Hamidah memenangkan proses Pemilihan Dekan dengan 46 suara disusul oleh Andy yang mendapat 27 suara. Dua nama tersebut kemudian diajukan oleh Senat Akademik Fakultas kepada pihak rektorat.
Sementara itu, meski Kholid tidak terpilih menjadi dekan FIA, ia terlihat tetap mengikuti agenda pelantikan dekan baru di Samanta Krida pada Selasa (10/6) kemarin. Belakangan diketahui bahwa Kholid dilantik kembali menjadi dekan FV periode 2025-2030. Terkait hal tersebut, Rektor Universitas Brawijaya Widodo menyatakan bahwa dilantiknya kembali Kholid sebagai dekan FV disebabkan tiadanya dosen lain di FV yang memenuhi persyaratan untuk menjadi dekan. “Seingat saya, beliau [Kholid] juga sudah habis [masa jabatannya],” tambah Widodo ketika diwawancara pada Kamis (12/6).
Di sisi lain, Kholid menyatakan bahwa terpilihnya kembali ia menjadi dekan FV merupakan kewenangan penuh rektor. “Kemudian pertimbangan lain kenapa Pak Rektor memilih saya [sebagai dekan FV] berada [sepenuhnya] di Pak Rektor,” ungkap Kholid saat dihubungi melalui video teleconference pada Minggu (15/6). “Karena saya kan [hanya] menjalankan tugas apa yang diperintahkan oleh Pak Rektor.”
Penulis: Sofidhatul Khasana dan Hanin Amalia N.
Editor: Iqbal Rabbani
*Dimas Candra, Mohammad Rafi, dan Tajul Asrori turut berkontribusi dalam proses reportase tulisan ini.
