JELANG PKKMB, RAJA BRAWIJAYA AKAN DILAKSANAKAN SECARA HYBRID

MALANG-KAV.10 Rupanya ada yang berbeda dari pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Raja Brawijaya tahun ini. Jika tahun sebelumnya PKKMB dilaksanakan secara luring penuh, maka tahun ini Raja Brawijaya akan dilaksanakan secara hybrid. Pelaksanaan PKKMB secara hybrid ini dilaksanakan berdasarkan pertimbangan dari Rektor UB dan hasil diskusi forum WD 3.
Penyelenggaraan PKKMB yang dilaksanakan secara hybrid dilakukan berdasarkan evaluasi pada tahun sebelumnya, di mana pelaksanaan Raja Brawijaya 2023 menuai kritikan karena tumbangnya puluhan mahasiswa pada saat gladi resik. Tidak hanya itu, pelaksanaan PKKMB tahun sebelumnya juga menerima banyak laporan dari masyarakat Kota Malang, terutama di sekitar UB, yang terdampak macet oleh pelaksanaan PKKMB ini.
Zaky Ibrahim selaku Ketua Pelaksana Raja Brawijaya 2024 ketika diwawancara oleh awak kavling pada Jumat (19/7), menyatakan bahwa persiapan Raja Brawijaya sudah mencapai tahap pengoptimalan teknis PKKMB secara hybrid. “Dari kami, insya Allah sudah siap dan juga sudah berjalan sekitar 80 persenan,” ujarnya. Lebih jauh, Zaky menjelaskan bahwa pihak panitia dosen dan panitia mahasiswa juga telah menyiapkan persiapan-persiapan menjelang hari-H maupun pasca hari-H.
Terkait mekanisme PKKMB hybrid, Sujarwo selaku Ketua Panitia Dosen menuturkan bahwa pelaksanaan Raja Brawijaya 2024 tidak akan meninggalkan luring total. Ketika upacara pembukaan nanti, mahasiswa baru tetap hadir secara luring di kampus, tetapi kembali hybrid ketika masuk ke sesi pemberian materi. “Jadi semua mahasiswa datang ke Universitas Brawijaya supaya sense emosionalnya itu dapat,” terang Sujarwo.
Pelaksanaan PKKMB Raja Brawijaya secara hybrid kabarnya akan dilangsungkan selama 3 hari pada tanggal 12–14 Agustus, di mana diterapkan sistem sepertiga mahasiswa luring dan dua pertiga mahasiswa daring. Selama pelaksanaan PKKMB hari pertama, sepertiga atau sekitar 5.000 lebih mahasiswa baru akan diarahkan ke 3 venue, yaitu di Samanta Krida, Gor Pertamina, dan Gedung Merah. Meskipun PKKMB dilaksanakan secara hybrid, namun rangkaian acara Open House akan tetap dilaksanakan secara luring di Universitas Brawijaya.
Mekanisme penugasan PKKMB juga akan dibedakan berdasarkan mahasiswa yang hadir secara luring dan secara daring. Penugasan papermob juga kabarnya dihilangkan pada tahun ini. Peniadaan penugasan papermob bagi mahasiswa baru tahun ini, menurut Zaky, dikarenakan panitia telah berkaca dari tahun kemarin di mana terjadi beberapa kesalahan teknis sebab minimnya persiapan.
Penulis: Adilah Diva Larasati
Kontributor: Gracia Cahyadi dan Mutia Arina Novelita
Editor: Dimas Candra Pradana
