SIMPANG SIUR KETERLAMBATAN PENERBITAN KTM, REKTORAT: KAMI TIDAK BISA MEMAKSA CEPAT

2
Sumber: Istimewa

MALANG-KAV.10 Pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) menjadi polemik di tengah mahasiswa UB. Isu ini diakibatkan dari banyaknya kasus keterlambatan penyerahan KTM oleh bank kepada mahasiswa baru. Proses pembuatan KTM sudah mulai dilaksanakan pada saat pembagian almamater awal Agustus lalu. Namun, hingga saat ini masih banyak mahasiswa baru yang belum mendapatkan kejelasan terkait penyerahan KTM. 

Kaila dan Farah, mahasiswa angkatan 25 yang mencetak KTM melalui BRI mengaku bahwa pihak bank menjanjikan pembuatan KTM membutuhkan waktu satu bulan.  “Katanya [pihak BRI] sih satu bulan,” jawab Kaila dan Farah ketika diwawancarai langsung pada Kamis (6/11).

Baik keduanya mengaku informasi mengenai penyerahan KTM masih juga belum jelas. “Enggak ada juga. Bener-bener masih di-ghosting, clueless,” lanjut Kaila dan Farah ketika ditanya mengenai informasi penyerahan KTM.

Isu keterlambatan KTM bukanlah hal yang baru. Pasalnya mahasiswa angkatan 24 dan 23 sampai saat ini masih ada yang belum mendapatkan KTM. 

Contohnya, Izza—mahasiswa angkatan 24 yang saat ini masih juga belum mendapatkan KTM. Ia mengaku pada saat pengisian pembuatan KTM, tidak ada informasi lanjutan terkait waktu pengambilan. “Sebenarnya kalau di SIAM nya itu enggak dikasih [informasi] bakal berapa lama selesainya, cuma ada bacaan kayak bakal diinformasikan lebih lanjut,” jelas Izza saat diwawancarai langsung pada Selasa (11/11).

Hal serupa dialami Kai, mahasiswa angkatan 23 yang mencetak di BNI, dan belum mendapatkan KTM-nya sejak semester satu. Ia mengaku bahwa informasi mengenai KTM masih simpang siur dan belum jelas hingga saat ini. “Nah, ternyata selain ngisi di SIAM, kalau BNI tuh harus ngisi di google form lagi yang waktu itu juga aku baru tahu dari orang banknya. Nah, mulai dari situ katanya ditunggu dua minggu lagi. BNI bakal balik lagi ke sini buat bagiin lagi, tapi sampai sekarang aku belum dapet info sih,” terang Kai saat ditanyai mengenai informasi penyerahan KTM pada Selasa (4/11).

Hal ini cukup disayangkan oleh Kai, menurutnya KTM fisik sangat penting untuk kebutuhannya sebagai mahasiswa semester lima. “Sekarang tuh banyak pendaftaran apa itu minta KTM, terus bahkan lomba juga perlu KTM dan lain-lain,” lanjutnya.

Menanggapi isu ini, Arif Hidayat selaku Sekretaris Direktorat Administrasi bidang Layanan Akademik mengakui jika batas waktu penerbitan KTM memang belum diatur. “Di dalam perjanjian kerjasama [PKS] itu mencantumkan hak dan kewajiban, tetapi memang belum diatur tentang batasan maksimal waktu KTM diterbitkan,” jelasnya pada Senin (17/11).

Arif mengaku bahwa penyelesaian pembuatan KTM ada di luar kendali mereka. “Tetapi kita juga enggak bisa memaksa cepat gitu karena mekanismenya bukan satu alur.” Ia menjelaskan bahwa setiap bank memiliki mekanisme penerbitan KTM sendiri. “KTM yang ada fitur ATM itu mekanismenya sama seperti pembukaan rekening di bank. Maka, izinnya ke Bank Indonesia.”

Terkait KTM yang dikabarkan selesai dalam satu bulan, Arif menjelaskan bahwa tidak mendapatkan informasi tersebut dari pihak bank. “Nanti saya konfirmasi ya ke banknya karena kami tidak mendapatkan informasi itu dari petugas bank. Kami ada grup WA untuk koordinasi.”

Untuk menghadapi keterlambatan ini, pihak UB menyediakan solusi pencetakan langsung di rektorat. “Ya, karena kalau dia merasa menunggu dari bank lama, ya sudah cancel saja dengan bank. Habis itu cetak kartu ke direktorat. Khusus semuanya yang belum mendapatkan KTM.” 

Arif juga menyayangkan permasalahan ini, dan menambahkan bahwa isu keterlambatan tidak akan terjadi apabila mahasiswa lebih proaktif dalam mencari informasi terkait pencetakan KTM. “Seharusnya kalau mahasiswa tahu jalur-jalur komunikasi, hal seperti ini tidak sampai simpul permasalahan.”

Penulis: Ekas Abdul Baits (anggota magang), Elvaretta Rahma Devina (anggota magang)
Kontributor: Sofidhatul Khasana
Editor: Naufal Rizqi Hermawan

2 thoughts on “SIMPANG SIUR KETERLAMBATAN PENERBITAN KTM, REKTORAT: KAMI TIDAK BISA MEMAKSA CEPAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.