LAKUKAN PEMALSUAN INVOIS, DIRJEN SENI KEMENTERIAN SENORA EM UB 2025 DIBERHENTIKAN DARI JABATAN

0
Sumber: Instagram @em_ubofficial

MALANG-KAV.10 Rabu (20/8) lalu, Kavling10 mendapatkan informasi mengenai dugaan pemalsuan invois yang dilakukan oleh Dirjen Seni Kementerian Seni dan Olahraga (Senora) Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB) 2025 Amphy Satria. Melalui DM Instagram, salah seorang informan bercerita bahwa invois palsu tersebut digunakan Amphy untuk meminta sejumlah uang. Informan yang sama juga mengatakan bahwa terduga akan segera diberhentikan dari posisinya.

Ditemui pada Sabtu (23/8) kemarin, Menteri Senora EM UB 2025 Arief Muaz Sidik membenarkan dugaan itu. “Terkait dugaan pemalsuan invois, itu benar adanya,” terangnya. Muaz lantas menjelaskan bahwa pemalsuan invois bermula pada tanggal 25 Juni 2025 lalu ketika Amphy meminta uang sebesar Rp 500.000 kepada seorang staf Kementerian Senora. Hal ini karena staf tersebut juga menjadi bendahara di salah satu program kerja Kementerian Senora. Kepada staf tersebut, Amphy menjanjikan pengembalian uang di tanggal 1 Juli 2025. Kala itu, lanjut Muaz, Dirjen Seni tersebut membuat invois palsu untuk meyakinkan bendahara agar bersedia mentransfer uang yang diperoleh dari hasil dana usaha. “Dia mengetahui celah itu, akhirnya dia meminjam duit dengan dibuktikan dengan adanya invois [palsu] itu,” jelas Muaz.

Muaz menerangkan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Amphy berdampak besar bagi internal EM UB 2025, khususnya di tubuh Kementerian Senora. “Dia [Amphy] mengecewakan dan membuat staf-staf saya [mengalami] trust issue sama seperti yang saya alami, yaitu sangat-sangat kecewa,” sesal Muaz. Menteri Senora itu juga menyayangkan terjadinya hal ini sebab, “Saya berharap dari awal kepengurusan itu kita berempat, BPH [Badan Pengurus Harian], saling bersama-sama mendukung satu sama lain.”

Lebih jauh, Muaz mengatakan bahwa Amphy telah melakukan pengembalian uang sesuai dengan tanggal yang dijanjikan. Meski begitu, Muaz menjelaskan bahwa Amphy tetap akan dicopot dari jabatannya sebagai bentuk tindak lanjut yang diambil oleh EM UB 2025. “Per detik ini sudah terjadi reshuffle dan sudah ada [surat] keputusan presiden,” tutur Muaz. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada unggahan dari Instagram EM UB 2025 terkait pemberhentian Amphy sebagai Dirjen Seni Kementerian Senora. Sementara itu, Amphy belum merespons permintaan konfirmasi yang dikirimkan oleh Kavling10 hingga Senin (25/8) siang.

Penulis: Dimas Candra Pradana
Editor:  Badra D. Ahmad
Kontributor: Maria Ruth Hanna Lefaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.