PROGRAM PENGABDIAN FP SEBAGAI KONVERSI PENGGANTI MMD
MALANG-KAV.10 BEM Fakultas Pertanian (FP) mengajukan program pengabdian sebagai konversi kegiatan Mahasiswa Membangun Desa (MMD). Program konversi ini dilakukan sebagai upaya untuk menjalankan salah satu program kerja, yaitu kepanitiaan ospek fakultas. Pengabdian akan dilaksanakan selama 6 minggu dengan kegiatan berupa pengajaran yang akan mulai pada 17 Juli.
Persetujuan telah dilakukan antara BEM FP dengan WD I dan WD II FP sekaligus dengan ketua pelaksana MMD, di mana mahasiswa FP dapat melakukan acara pengabdiannya sendiri sebagai pengganti MMD. Isi dari program pengabdian FP berfokus pada pengajaran dan pelatihan IT bidang pertanian serta teknologi pertanian yang akan diberikan pada sekolah-sekolah. Muhammad Fhariz, menteri PSDM BEM FP UB menyatakan bahwa isi dari rangkaian kegiatan pengabdian dirancang sama dengan MMD yang terdiri dari perancangan proposal perancangan, silabus kegiatan, dan laporan proposal.
Beban SKS yang diperoleh dari pengabdian ini sama dengan MMD, yaitu sebanyak 4 sks. “Sudah ada SK-nya juga, semua itu sudah diurus, SK-nya juga sudah turun langsung dari Dekan juga, dari WD I sudah dikonfirmasi ke WD II juga, sudah aman.” ucap Fhariz. Bagaimanapun juga pengabdian ini hanya bisa menggantikan MMD dan tidak menggantikan kegiatan magang.
Program konversi MMD ini memiliki satu persyaratan khusus, di mana peserta pengabdian diwajibkan untuk mendaftar menjadi panitia PROBINMABA. Persyaratan ini digaungkan sehubungan dengan aturan baru di FP, di mana jumlah panitia adalah 10% dari jumlah mahasiswa baru. Lini masa pengabdian FP dipersingkat untuk mempersiapkan PROBINMABA tersebut. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan konversi ini terdiri dari 43 orang dengan mayoritas angkatan 2021.
Penulis: Irham Kinanto
Kontributor: Laras Ciptaning Kinasih
Editor: Adilah Diva Larasati
