KUMPULAN PUISI DALAM FRAGMEN: HAMPIR
Perihal Catatan Vas Sering kita hiasSering juga kita retak Aneh, vas tanah liat kita bermacam...
Perihal Catatan Vas Sering kita hiasSering juga kita retak Aneh, vas tanah liat kita bermacam...
Setapak Panduan Eksis dalam untaian kisahberdalih atas segala maknanyamenciptakan langkahyang merangkai tiap paragraf cerita; “Langkah...
Mari, mari mendekat. Jangan berdiri terlalu jauh seperti orang yang takut diterkam.Kemarilah. Ya, kau juga—kau...
Tetap Belok Antara simpang.Kau dan aku,cinta dan tangis,Adam dan Hawa,khuldi dan rusuk. Anehkah bagimu jika, ...
Sampaikah Sinyal Itu? Telepon kalengSepasang untuk satu orangMungkin setiap kepalaMenyimpan satu Sekadar menaruh separuh kalengTak...
MALANG–KAV.10 Pelataran perpustakaan Universitas Brawijaya sore itu riuh oleh kaki manusia yang giat mengejar sibuknya...
Ingat Posisi Ini saat Kau Ingin Bersamaku! woy!(…) di tempat jangan di depanku!tubuh ㅤㅤ gempalㅤㅤ...
Akhirku adalah Mati Jika tidak ada bibir yang mencumbuku,biarlah nisan dari pemahat kayudi pinggir jalan...
Sanggupkah? Kau pernah berbisik, menggoda. “Aku mau menyesapi pikiranmu, Sayang.” Tapi, tidak sadarkah engkau bahwa pikiranku serumit jalan puisi ini? Aku pun tak paham. Seharusnya jugaengkau.. ____ .. ____ .. ____ .Kecuali, kau...
Tehnya Tidak Kuminum Saat kamu ada,aku keluhkan tawamu yang bagai tikus.Nyaring, menyebalkan,menggelegar,terkadang sambil menampar,mendorong.Syukurnya tidak...