KELUARGA KORBAN TRAGEDI KANJURUHAN MENDUKUNG INISIATIF BONEK-AREMA DALAM MEMPERKUAT SOLIDARITAS ANTAR SUPORTER DI INDONESIA

0

Fotografer: Mohammad Rafi Azzamy

MALANG-KAV.10 Beberapa keluarga korban Tragedi Kanjuruhan terlihat turut memeriahkan acara bagi-bagi takjil yang diininsiasi oleh BONAR (Bonek-Arema) di Stadion Kanjuruhan pada  Minggu (1/3). Devi Athok, Ketua YKTK (Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan), mengungkapkan  bahwa YKTK sangat menyambut baik acara ini demi perdamaian suporter di Indonesia. 

“Orang-orang ini [BONAR] intinya ingin perdamaian dan persatuan. Kalau masalah sepak bola biarkan 90 menit, setelah itu [pertandingan sepak bola] kan sudah tidak ada apa-apa. Nah, itu lingkungan yang sehat, di luar pertandingan kita tetap warga Indonesia,” ujar Devi Athok. Ia juga bercerita setelah membagikan takjil, keluarga korban dan BONAR akan melakukan doa bersama di Museum Gate 13. 

Nuri Hidayat, seorang keluarga korban yang tergabung dalam YKTK mengungkapkan bahwa ia baru saja mendapat informasi pada Sabtu (28/2). “Saya baru tahu kemarin. Untuk para orang tua korban baru diberi tahu kemarin.”

Selain itu, Nuri juga merupakan penanggung jawab terkait adanya perpindahan lokasi pembagian takjil dari Stadion Gajayana ke Kanjuruhan. “Saya hubungkan ke Polres (Kepolisian Resor), saya minta izin Polres, minta izin ke Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga), gini-gini [tujuannya] untuk diadakan [acaranya] di sini [Stadion Kanjuruhan],” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa para keluarga korban sangat mendukung tujuan BONAR dalam mengadakan acara ini. “Tujuannya biar lebih ada rasa senasib dan sepenanggungan. Jadi biar nafasnya enggak beda gitulah. Antara jiwa suporter sama jiwa kebersamaan orang tua korban, gitu aja. Lebih ke bangun solidaritas,” pungkasnya mengakhiri wawancara.

Penulis: Nabila Riezkha Dewi
Editor: Fenita Salsabila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.