Ketawanggede edisi 3, Sebuah Cerita untuk Maba

Rangkaian PKKMB baik di tingkat universitas maupun fakultas telah berlalu. Kini saatnya bagi
mahasiswa baik yang veteran atau baru saja menyandang status barunya untuk menghadapi
realita yang sesungguhnya.

Sebelum memulai membaca dan memahami edisi baru dari Ketawanggede ke-3 ini, alangkah
lebih baiknya jika kita juga mengulas balik Jurnal Ospek Edisi 1 dan 2 yang membahas mengenai
PKKMB 2022.

Dapat kita lihat bahwa banyak fenomena maupun permasalahan yang ditemukan ketika
rangkaian PKKMB berlangsung. Entah itu terjadi pada panitianya, aturannya, maupun pihak luar
yang berkontribusi dalam meramaikan masalah yang ada.

Namun, Ketawanggede hadir untuk membahas sedikit banyak tentang kehidupan mahasiswa.
Tentang realita yang tak sesuai harapan atau tentang segala bentuk masalah yang harus dengan
siap dihadapi.

Kampus Biru yang menjadi julukan melekatnya, menuliskan banyak cerita bagi setiap pemiliknya.
Entah jadi apa nantinya itu bergantung pada pilihan tiap aktor dalam memilih jalan hidupnya.
Begitu pula jalan yang telah dipilih oleh teman-teman yang terlibat langsung dalam terbitnya Ebulletin ini. Menjadi seorang jurnalis yang berani menyampaikan kebenaran. Tak apa jika masih
terabaikan. Percayalah, setiap kata yang ditulis akan tetap menjadi bermakna oleh pembaca
yang tepat. Jadi, teruslah menulis dan jangan pernah menyerah dalam menyuarakan kebenaran.

Hal itu yang kemudian kami sajikan dengan wacana kritis dan analisa mendalam berdasarkan data-data yang diperoleh. Pembahasan lebih lengkap ada dalam Buletin Ketawanggede yang juga dapat di unduh pada tautan ini.

Jika anda membaca melalui ponsel, swipe ke samping untuk menuju halaman selanjutnya.

Tulis dan Kabarkan!
———————————
Instagram dan Twitter: @lpmlpmkavling10
LINE: @taz3417q
Alamat Surel: onlinelpmkavling10@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.